“Pergilah, boy!”

http://zigurat84.deviantart.com/art/Traveler-52560323

Boy, tak apalah jika mungkin kau harus pergi ke garda terdepan perang itu.
Tak usah berat hati untuk tinggalkan kami.

Tenanglah, boy.
Kami di sini akan selalu setia, menjaga dan merawat rahim ini
Agar nanti, rahim ini akan melahirkan panglima-panglima perang layaknya engkau
untuk mengisi garda terdepan perang terbesar abad ini.

Pergilah dan menangkan, boy!

 
10 Maret 2014
Nurizka Fitrianingrum
 
Sebuah persembahan atas kegelisahan mendadak di-malam hari, untuk Okti Dinasakti Nurul Mentari yang selalu gelisah dan tertawa bersamaku. (peluk+cium)
Advertisements

[PRD] Concept Robot – Decision Matrix

20140220-151737.jpg

  1. Pergerakan/Perpindahan
    Semua robot tentunya harus dapat mengerjakan setiap tugasnya dengan cepat. Untuk mendukung hal tersebut tentunya sang robot memerlukan alat gerak yang dapat membuatnya bergerak lincah dan tepat guna,sesuai dengan fungsinya. Berdasarkan hasil diskusi kami, maka robot yang memiliki alat gerak yang sangat baik adalah Evacuation Robot dan Planting Robot.

  2. Sensitivitas Sensor
    Robot yang baik diharapkan dapat mengetahui/mendeteksi keadaan sekitarnya dengan akurat, terutama hal-hal di sekitarnya yang berhubungan dengan fungsi utamanya. Oleh karena itu sensitivitas robot merupakan aspek yang cukup penting dalam pembuatan robot. Dan menurut kami, robot yang bisa dikatakan paling baik sensitivitasnya adalah planting robot, karena ia dapat menanam tumbuhan dengan sendirinya tanpa perlu dikontrol. Dari mulai mendeteksi tanahnya, lingkungannya (bila ada batu/tanaman/benda lain, dia bisa mengambilnya atau mungkin mencari lahan lain), lalu menggali tanahnya, lalu dia jg yang mengambil tumbuhan dan menanamnya. Kemudian di urutan selanjutnya barulah Evacuation Robot dan Hug and Play Robot.

  3. Bentuk dan Desain
    Tentu saja robot yang bagus tidak hanya bisa melakukan perkerjaannya dengan baik, tapi robot yang bagus juga harus mempunyai penampilan yang menarik. Bentuk dan desain robot merupakan salah satu nilai jual. Selain itu bentuk dan desain juga akan berpengaruh terhadap proses pembuatan robot yang bersangkutan. Evacuation robot dan Hug and Play robot mempunyai bentuk dan desain yang sederhana namun memiliki penampilan yang menarik.

  4. Ketahanan
    Ketahanan merupakan salah satu aspek penting dalam pembuatan robot. Biasanya ketahanan-lah yang menentukan ‘masa hidup robot’. Yang dimakasud ketahanan sendiri adalah kemampuan robot untuk bertahan terhadap gangguan luar, terutama secara fisik. Selain itu ketahanan pun berkaitan dengan daya tahan sumber tenaga/sumber energi untuk melakukan fungsi kerjanya, dan tetap mampu melakukan fungsi tersebut meski diulang-ulang. Robot yang memiliki ketahanan paling baik adalah Planting Robot, karena materialnya terbuat dari baja ringan dan lingkungannya yang ditak terlalu ekstrim. Tidak seperti Evacuation Robot yang dibuat dari alumunium dengan lingkungan yang cukup ekstrim (saat terjadi bencana) dan Hug and Play Robot yang dibuat dari besi dan bulu/kulit yang nantinya akan sering dimainkan anak-anak saat di pengungsian.

  5. Material Bahan
    Material bahan merupakan salah satu aspek penting yang menentukan ketahanan sebuah robot. Lebih dari itu dia juga menentukan kemampuan bergerak robot. Dilihat dari segi ketahanan Planting Robotlah yang memiliki material yang cukup kuat, karena dibuat dari baja, tidak seperti Evacuation Robot dan Hug and Play Robot yang dibuat dari alumunium dan Skin/Fur-Coated Steel. Tetapi dilihat dari segi fungsionalitas dan biaya Evacuation Robot dan Hug and Play Robot-lah yang lebih unggul. Pada akhirnya kami memberi nilai terbesar kepada Hug and Play Robot karena meskipun ketahanannya biasa-biasa saja, tetapi dari segi biaya materialnya terbilang murah dan mudah didapat, secara fungsionalitas baik dan sesuai, ditambah lagi dari segi estetika cukup menarik dan unik.

  6. Sumber Energi
    Sumber energi merupakan salah satu faktor terpenting yang menentukan ‘umur robot’ dan tentunya keberjalanan fungsi robot. Jika sumber energinya kurang biak tentunya robot tidak dapat bekerja maksimal, dan lama-kelamaan bisa rusak. Oleh karena itu kami memilih Planting Robot di urutan pertama karena menggunakan bio energy yang sangat ramah lingkungan karena memanfaatkan beberapa hal seperti kompos, angin, air, minyak jelantah, dsb.

  7. Teknik Pembuatan
    Proses pembuatan robot merupakan salah satu hal yang utama dalam menentukan kesesuaian semua aspek dengan fungsi robot itu sendiri. Semua bagian harus dibuat dengan pas, sesuai dengan fungsinya, di siniliah diperlukan tenik-teknik khusus atau keahlian tertentu. Setelah kami berdiskusi, kami memberikan nilai tertinggi kepada Evacuation Robot dan Hug and Play Robot karena teknik pembuatannya tidak serumit Planting Robot, sehingga membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk membuatnya.

[PRD] 3 Basic Concept Design Robot

Kelompok 6 Kelas 07

Andhiki Supono 16513266 || Yusuf Luthfi R. 16513164 || Heri Fauzan 16513144 || Ghazwan Sihamudin M. 16513332 || Muhamad Fikri A. 16513200 || Faiz Anhar W. 16513158 || Nurizka Fitrianingrum 16513224 || Noor Azizah R. 16513128 || Amalia Lupitasari 16513374 || Hanifa Qurratuaini 16513014 || Syifa Andini M. 16513096

1. EVACUATION ROBOT

2. PLANTING ROBOT

3. HUG & PLAY ROBOT

Continue reading “[PRD] 3 Basic Concept Design Robot”

[PRD] – Robot Design #1

Rancangan Awal Robot Bencana Alam untuk tugas Pengantar Rekayasa dan Desain Part II – Hands On

HUG&PLAY ROBOT

PROBLEM DEFINITION :

Robot yang dapat membahagiakan para pengungsi dari bencana alam. Terutama untuk anak kecil yang kehilangan orang tuanya, rindu akan hangatnya pelukan.

SPESIFICATION:
(D : Demand, harus ada. // W: Wish, jika ada Alhamdulillah :D)

PRD Robot 1

Bagaimana Jika kita Bertukar Posisi ? Aktivis Dakwah Sekolah & Kampus. . .

Mantap sekali :”)

papanbiru

Aku memberanikan diri untuk menulis tentang ini, sebagai pengingat diriku sendiri | sebagai renungan bagi aktivis dakwah kampus dan tamparan keras bagi aktivis dakwah sekolah  terlebih aku sendiri. Tidak akan saling menyalahkan karena aku tidak menyukai itu – aku harap langkah kita semakin satu bagai arai dan ikal bagai hujan di kegersangan.

Selama masa perkuliahan hingga tingkat akhir saat ini, aku menemui banyak orang yang selalu bertanya “ Kenapa tidak aktif di kampus ? “ Untuk menjawab seperti ini kamu harus bersedia meluangkan waktu yang sedikit panjang untuk mendengarkanku

Seringkali aku berdiskusi serius dengan banyak orang mengenai dakwah sekolah dan kondisinya yang membuatku lemas ketika pulang – menangis ketika menyetir – ada apa dengan dakwah sekolah ?  Ketika kami terbentur dengan kondisi betapa mematikannya kaderisasi dakwah sekolah | aktivis dakwah sekolah berputar haluan menuju kampus | ada apa dengan dakwah sekolah ?

Banyak aku menemui mereka yang ditetapkan sebagai aktivis…

View original post 1,333 more words